undercovercoid Google Paten terbaru yang didapatkan Google kali ini menyentuh berbagai topik, mulai dari knowledge panel, machine learning, dll. Membaca paten memang butuh waktu, tapi semakin banyak yang dibaca, akan semakin mudah untuk memahaminya.

Meluangkan sedikit waktu untuk membaca paten-paten terbaru dari Google ini juga bisa menjadi pengetahuan tambahan untuk meningkatkan kemampuan SEO. Berikut adalah beberapa paten terbaru dari Google per tanggal 18 Desember 2020:

Machine learning untuk mengidentifikasi pendapat dalam dokumen

Ringkasan abstrak:

Paten ini mengenai sistem dan metode yang menggunakan model machine learning klasifikasi pendapat untuk mengklasifikasikan bagian (kalimat, paragraf, dll) dari dokumen (artikel berita, halaman web, dll) sebagai pendapat atau bukan. Lebih lanjut lagi, bagian yang teridentifikasi sebagai pendapat bisa dicantumkan pada display informasi.

Paten yang satu ini bisa diadaptasi dan digunakan untuk berbagai hal. Penggunaan utamanya biasanya untuk artikel berita atau blog.

Seperti tertulis dalam paten ini, “bagian dari dokumen yang terklasifikasi sebagai pendapat dan/atau memiliki ranking kepentingan yang tinggi”. Ini bisa berarti membatasi pengguna untuk mendapat informasi baru dengan menunjukan informasi yang memiliki ranking tinggi untuk dapat merubah pendapat pengguna.

Dari paten:

Memahami konten (teks) yang ada di dalam suatu dokumen menggunakan sistem komputer bukanlah hal yang mudah. Bahkan dalam artikel berita profesional yang mengandung tata Bahasa yang baik, sistem computer hanya bisa memahami sedikit sekali dari isi konten berita tersebut.

Lebih jauh lagi, membandingkan artikel berita satu dengan yang lainnya merupakan tantangan lain yang lebih sulit.

Google Patent , Personalisasi hasil pencarian web menggunakan istilah, kategori, dan link berdasarkan profil pengguna

Paten ini mendiskusikan tentang ranking halaman atau pencarian random dan batasannya. Google mencari cara beradaptasi dengan menggunakan pendekatan yang lebih personal dan “ranking profil” untuk bisa lebih memperindah hasil pencarian yang keluar.

Dari paten:

Pada kenyataannya, pengguna yang mencari secara random itu tidak ada. Setiap pengguna memiliki pilihan preferensi tersendiri ketika mengetikan kata kunci di mesin pencari.

Kualitas dari hasil pencarian yang muncul harus dievaluasi berdasarkan kepuasan pengguna. Ketika preferensi pengguna bisa ditentukan dengan hasil pencarian, atau ketika preferensi pengguna mirip dengan preferensi pengguna random lain dengan pencarian kata kunci yang sama, maka pengguna akan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk bisa puas dengan hasil pencarian yang muncul.

Sebaliknya, jika preferensi pengguna terlihat dipengaruhi oleh faktor personal yang tidak ada di kata kunci pencarian, atau jika preferensi pengguna berbeda dari preferensi pengguna random, hasil pencarian dari mesin pencari yang sama bisa tidak terlalu berguna.

baca juga

Knowledge panel yang relevan pada lingkungan aplikasi

Ringkasan abstrak:

Dari konten sebuah dokumen, sesuatu yang secara fakta berkaitan dengan konten dokumen tersebut telah ditentukan. Konten untuk sebuah knowledge panel pun diminta.

Knowledge panel adalah sebuah elemen interface pengguna yang menyediakan koleksi dari konten yang berkaitan dengan “sesuatu”. Konten dari knowledge panel akan memberikan tampilan yang setara dengan konten dari dokumen.

Paten yang satu ini tidak terlalu banyak menambahkan elemen baru. Paten satu ini juga tidak terlalu banyak menjelaskan arti dari istilah-istilah di dalamnya.

Seperti misalnya, Google menuliskan “sesuatu” sebagai entity, yang mereka deskripsikan sebagai, “Entity bisa termasuk tapi tidak terbatas pada hal-hal berikut, seperti orang, tempat, negara, landmark, binatang, peristiwa sejarah, organisasi, bisnis, tim olahraga, acara olahraga, film, lagu, album, game, karya seni, dll”.

Dari paten:

Pada implementasinya, misalnya untuk mencari seorang penyanyi, knowledge panel bisa menyediakan rangkuman informasi tertentu, seperti nama, gambar, dan album, atau informasi yang lebih mendetail, seperti sekolah dan kampung halaman penyanyi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *