7 Jenis Bukti Sosial untuk Menumbuhkan Penjualan E-commerce Anda Penjualan melalui e-commerce harus dipantau dalam periode tertentu. Baik itu laporan penjualan mingguan atau bulanan atau tahunan. Dari sini anda dapat melihat seberapa banyak intensitas pembelian. Yang dilakukan oleh pembeli reguler dan pelanggan tetap.

Faktor Terkuat Pembelian

Pembeli yang melakukan transaksi pasti memiliki berbagai faktor pendorong. Faktor inilah yang harus anda cari tahu. Umumnya pelaku e-commerce mendapatkan faktor tersebut dari bukti sosial. Bukti sosial, pertama kali diperkenalkan oleh Robert Cialdini. Melalui bukunya yang berjudul ‘Pengaruh’. Berisi tentang faktor paling berpengaruh mendorong pembeli mengambil keputusan. Dalam itus e-commerce memegang sinyal kepercayaan sangat penting. Seharusnya diperkuat dengan kondisi sosial sehingga membantu perusahaan:

Bukti Sosial

Tahukah anda diperlukan taktik untuk menemukan bukti sosial. Proses yang dilakukan melalui analisis digital. Bukti sosial akan dimasukkan ke e-commerce anda. Dapat juga dijadikan sebagai perbandingan dengan kompetitor.

1. Kemunculan Transaksional

Prinsip inti dari bukti sosial untuk bertahan dalam situasi yang tidak pasti. Anda akan mengandalkan individu di sekitar pembeli. Untuk membuat calon pembeli untuk membuat merasa yakin. Mengenai keputusan anda untuk membeli barang melalui e-commerce tertentu. Kemunculan transaksional memungkinkan situs anda membuat bukti sosial. Agar lebih cepat bekerja pada situs anda. Elemen yang ditampilkan bukti sosial yakni: Bentuk bukti sosial ini efektif karena memberikan ulasan kepada pihak ketiga. Sehingga sangat berpengaruh menentukan sebagian besar keputusan pembelian. Anda dapat menyusun ulasan dengan cara menampilkan konten bermanfaat. Sebagai lawan dari prospek kompetitor yang mencoba mencari ulasan sendiri. Juga kemungkinan dipengaruhi agar pengunjung tidak membeli. Bukti sosial sangat berpengaruh terhadap:

2. Konten Buatan Pengguna

Konten buatan pengguna adalah salah satu pendorong terbesar bukti sosial. Terhadap perkembangan atau pertumbuhan pembelian pada situs e-commerce. Misalnya: Sehingga pihak ketiga atau pengunjung situs e-commerce. Dapat melihat pemasaran emas dari produk atau jasa yang ditawarkan.

Tantangan Konten dari Pengguna

Tantangan e-commerce menampilkan konten buatan pengguna:
  1. sulitnya menemukan pembeli
  2. mendapatkan izin untuk menggunakan
  3. mengintegrasikan dalam platform e-commerce
Ada beberapa langkah yang dapat diambil dan dijadikan solusi. Contohnya menggunakan  Pixlee dan Curalate. Aplikasi tersebut menyediakan fungsionalitas bagi situs e-commerce.

Contoh

Article.com Apabila calon pembeli atau pengunjung sedang bersantai. Biasanya sambil mencari produk atau jasa di e-commerce. Saat ini adalah waktu tepat untuk memberikan konteks produk di rumah. Dapat juga memberi ulasan untuk menunjukkan kepuasan dengan merek. Aloyoga.com Situs ini adalah contoh serupa untuk pakaian yoga. Gambar media sosial yang dapat diperbesar sesuai ukuran asli dan resolusi jelas. Terlihat lebih detail dalam gambar produk resmi. Foto yang digunakan sebaiknya mengkilap dan jelas.

3. Rekomendasi

Situs website membutuhkan sistem peninjauan. Agar dapat membagikan sinyal kepercayaan sosial. Ada beberapa masalah dari sistem peninjauan untuk menampilkan rekomendasi. Masalah yang sering dihadapi : Rekomendasi adalah cocok dipasangkan dengan ulasan. Sebab gambaran sangat jelas ditampilkan kepada pembeli potensial. Selain itu dapat dikumpulkan untuk memberikan persentase pembeli. Yang masuk daftar rekomendasi  mirip dengan NPS produk.

4. Mendapatkan Lebih Banyak dari Konten Review Anda

Sistem peringkat bintang lima adalah standar yang ditampilkan e-commerce. Guna meninjau produk dan kepuasan pembeli. Sebagian besar situs e-commerce tidak menerapkan sistem peringkat dalam konten.

Cara Pengunjung Mencapai Produk E-Commerce

Berikut adalah beberapa cara yang bermanfaat agar produk anda dapat dicapai.   Pencarian Jangan membuat pengunjung memindai setiap ulasan. Agar dapat menemukan jawaban atau produk yang mereka cari. Berikan pengunjung kemampuan untuk mencari ulasan dengan cepat. Penunjung biasanya mencari:   Tinjauan Analisis Pengunjung juga mungkin akan membaca ulasan dari pembeli. Terutama pembeli yang kecewa dan menyukai produk nda. Buat fitur yang  mempermudah pengunjung melakukan filter dari peringkat. Sehingga calon pembeli mendiskualifikasi diri mereka sendiri. Apabila produk yang dibeli tidak sesuai. Agar pengunjung tidak kecewa setelah membeli dan mengungkapkannya di ulasan. Jangan biarkan ulasan negatif menumpuk. Oleh sebab itu lebih baik pembeli mendiskualifikasi sendiri. Sebelum melakukan pembelian.

5. FAQs

Sangat penting memuat pertanyaan dari sistem layanan pembeli. Tujuannya untuk mengidentifikasi dan menjawab pertanyaan yang telah diajukan. Terkait produk yang e-commerce jual. Biasanya memuat pertanyaan umum. Bukti sosial bukan hanya tentang menunjukkan ulasan yang menceritakan produk. Tetapi sebagai bukti bahwa produk anda sangat responsif. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan banyak pertanyaan demikian yang muncul. Sebaiknya halaman produk disediakan umpan balik. Bermanfaat untuk menjawab pertanyaan yang sering diajukan pengunjung.

6. Validasi Pihak Ketiga

Ini adalah salah satu taktik bukti sosial tertua.dalam pemasaran. Namun, hingga kini masih efektif digunakan. Seperti memberikan sinyal kepada pembeli. Bahwa produk e-commerce anda dapat dipercaya. Program pemasaran influencer dapat membantu perusahaan menyoroti hal ini. Selain itu dapat juga dengan identifikasi cara untuk penggabungan:

Contoh Postingan Blog

Contoh posting blog yang menampilkan pegolf bintang. yang sedang naik daun. Pegolf tersebut yang ikut serta dalam klub golf tertentu. Salah satu perlengkapan di klub tersebut yang dijual oleh situs website. Demikian juga dengan cara menghubungkan merek e-commerce. Dengan merek terkenal lainnya yang dipercayai pembeli. Untuk itu ada beberapa unsur yang perlu ditambahkan:

7. Tren atau Fitur Terlaris

Tidak ada pembeli yang suka terlihat bodoh saat menerima produk anda. Artinya mereka kecewa karena produk tidak sesuai. Oleh karena itu anda dapat menggunakan bukti sosial. Agar dapat menghilangkan masalah ini dengan memasukkan halaman. Bagian atau elemen yang sedang tren di e-commerce anda. Sebagian besar sistem e-commerce memungkinkan untuk mengurutkan daftar produk. Urutan tersebut biasanya mulai dari penjualan terbaik. Anda juga dapat membuat halaman dengan produk terlaris. Disinilah dapat memasukkan bukti sosial dalam halaman produk. Jika anda menjual lima variasi satu produk. Anda dapat memberi tahu pelanggan dari nama paling populer. Urutan tersebut ditampilkan dengan lintas vertikal. Pada mode vertikal, pengunjung mungkin tidak menginginkan barang paling populer. Sebab beberapa pengunjung tidak ingin memiliki barang yang sama. Bebeda dengan kebutuhan pokok rumah tangga seperti peralatan listrik. Pengunjung akan mengurutkan dari produk paling populer. Agar memperleh produk yang telah teruji. Sehingga pekerjaan mereka lebih mudah terselesaikan. Anda juga dapat membuat berbagai pilihan. Untuk menerapkan elemen bukti sosial pada tingkat pembelian makro. Hingga  ke tingkat pembelian secara individual. baca juga bisnis.undercover.co.id Services Panduan Bisnis Affiliasi Website Cuma 50 Ribu Pembuatan Website Profesional Jasa Seo Profesional dan Terpercaya Jasa Sosial Media Maintenance 60 Daftar Jasa SEO Jakarta Dan Indonesia

Kesimpulan

Bukti sosial adalah salah satu cara paling berdampak pada e-commerce. Terutama untuk menaikkan :